Cara Menulis Artikel SEO Friendly

SEO Friendly

Banyak tips-tips tentang cara menulis artikel yang SEO friendly di internet, tapi tidak semuanya bisa diaplikasikan dan ada beberapa bahkan yang sudah outdated dengan perkembangan algoritma mesin pencari terkini, utamanya Google. Untuk itu SEIOID sajikan 8 Cara Menulis Artikel Friendly :

1. Prioritaskan User Experice

Coba bayangkan, Anda akan memilih yang mana Struktur artikel yang SEO banget sehingga mudah menghiasi halaman pertama Google tapi ngak nyaman dibaca atau… Artikel menarik yang ditulis dengan cantik dan mampu menghanyutkan perasaan pembacanya TAPI SAYANGNYA, ngak ada yang baca karena gagal ditemukan di mesin pencari.

Mana yang harus diutamakan? Pasti akan memilih artikel yang memanjakan user experience secara moderate. Maksudnya, artikel harus yang dapat dinikmati pembaca sehingga sangat potensial mendatangkan penjualan dan artikel tadi juga sebisa mungkin disesuaikan dengan kaidah SEO.

Inti dari User Experience (UX) adalah, menyajikan konten dan website yang berkualitas dengan menempatkan pembaca sebagai sasaran utamanya. Makanya se-mastah apapun Anda, jika tidak memperhatikan user experience maka bisa dipastikan pesan yang ingin disampaikan tidak akan maksimal terserap.

2. Riset keyword

Kunci dari mendapatkan pengunjung di Google, salah satunya adalah memilih keyword. Ada baiknya Anda mengukur kemampuan website dan kondisi pesaing. Jika belum siap bersaing dengan web besar tidak ada salahnya mentargetkan keyword yang paling baik dan tertarget.

Misalnya web toko online Anda yang berlokasi di Tangerang menjual Baju batik, maka beberapa variasi keyword yang bisa diincar:

Jual Atasan Batik di Tangerang
Jual Promo Atasan Batik di Tangerang

Lihat variasi diatas, semakin panjang suatu keyword maka umumnya pengunjung yang masuk akan semakin tertarget dan persainganpun akan semakin mudah. Bukan tidak mungkin, web Anda akan segera menghiasi halaman pertama dan Anda akan dibuat repot orderan.

3. Mainkan Peran Keyword di Judul Artikel

Dibagian Ini, optimasi wajib dilakukan apabila Anda ingin mudah bersaing di Search Engine Result Page. Pertanyaannya kenapa harus dibagian judul?

Secara teknis judul (title) adalah bagian pertama yang di crawl Google untuk menentukan topik suatu artikel. Ibarat sebuah toko yang menjual lampu petromak maka ia harus menulis “Jual lampu petromak” di depan tokonya. Jika tidak Anda maksimalkan peran keyword dijudul artikel maka sama saja menyuruh pembaca untuk menebak-nebak tema postingan Anda.

Dan dalam hal ini, Google dapai disamakan dengan pembaca. Sudah memainkan peran keyword di judul artikel? Kalau sudah sekarang kita merujuk ke point pertama tadi, prioritaskan User Experience. “mengorbankan user (pembaca) hanya demi mengejar keyword-keyword utama di dalam title postingan”.

Lalu pertanyaan berikutnya, Berapa panjang judul artikel bisa kita buat? Inilah hal yang banyak klien saya tanyakan, untuk judul usahakan untuk kurang dari 600px. Karena satuannya pixel maka batasan ini tidak baku harus berapa banyak karakter karena tergantung dari jumlah pixel yang dipakai tiap karakter.

4. Tulis Artikel Yang Panjang dan Mendalam

Ingat kata kuncinya “Panjang dan mendalam”, bukan “panjang atau mendalam”. Ini berarti artikel sederhana yang kamu tulis tidak hanya asal panjang tapi juga bermanfaat untuk pembacanya.

Kalau Anda mampu menulis artikel yang panjang dan tetap mengutamakan user experience maka hasilnya akan lebih bagus. Misalnya pageview meningkat, avg time one site meningkat, bounce rate menurun dan sebagainya

Jumlah kata mempengaruhi SEO Friendly

Jumlah kata mempengaruhi SEO Friendly

NB: Hindari penggunaan kalimat atau topik yang tidak perlu hanya untuk mengejar jumlah kata yang banyak. Justru sebaiknyagunakan kalimat yang simpel tertarget dan tidak bertele-tele, agar topik yang anda bahas bisa lebih luas dan padat.

5. Optimalkan Gambar

Bicara optimasi gambar untuk artikel menarik yang seo friendly setidaknya ada dua yang perlu diperhatikan. Pertama orisinalitas gambar dan yang Kedua bagaimana mengenalkan gambar ke mesin pencari Google. Soal orisinalitas gambar ini termasuk urusan yang sangat sensitif, Google itu maunya gambar yang unik di Google Image. Sehingga google bisa memberikan banyak variasi bagi penggunanya. Jadi untuk yang ngincer trafik dari Google image, pastikan kalian memahami maunya google. Untuk itu kamu harus memiliki gambar yang unik.

Banyak ide untuk membuat gambar yang dianggap unik, umumnya orang akan mengeditnya menggunakan photoshop, kamu cukup dengan menambahkan kata atau membalik gambar asli. Efisien kan! Selain hal diatas, cara SEO untuk google image tentu alt dan title yang mengandung keywords. Disinilah kita mengenalkan gambar kita kepada Google.

Tips

Resolusi yang tajam dan ukuran gambar lebih besar biasanya menjadi pertimbangan google untuk tampil lebih di prioritaskan di search engine. Usahakan untuk menggunakan gambar dengan ukuran 400px x 600px. Jangan lupa melakukan kompresi file agar tidak memberatkan loading web.

6. Internal Link

Internal linking adalah link antar halaman yang ada dalam satu blog/website.

Internal link bukan saja bisa membuat visitor betah, tapi juga bermanfaat buat SEO offpage. Meskipun baik tapi usahakan untuk hanya menggunakan internal link yang berkaitan agar tidak mengganggu visitor.

Ilustrasi link juice sebagai berikut.

SEO Link juice

llustrasi Link juice dalam SEO

Dengan internal link, jika salah satu halaman mendapat sebuah backlink, maka 85% power dari backlink tersebut akan mengalir dan terbagi-bagi ke halaman lain yang mendapat link dari halaman tersebut (biasa disebut dengan linkjuice).

7. Gunakan Latent Semantic Index (LSI)

Sebagai penulis online saya yakin setidaknya anda pernah mendengar apa itu LSI / Latent Semantic Index. Anda bisa memanfaatkannya sebagai varasi kata agar tulisan tidak terkesan hambar, namun tetap bisa maksimal dimata Google. Dan bahan dengan memasukkan LSI sebagai variasi kata malah membuat konten semakin relevan.

Contoh LSI untuk leyword "Manfaat Kopi"

Contoh LSI untuk leyword “Manfaat Kopi”

Sebelum membangun artikel pun ada beberapa parameter yang bisa kita periksa baik sebelum ataupun setelah menulis;

Original konten – Konten yang main ideanya baru dan bahkan menghasilkan sudut pandang baru.
AVG Time On Page – Secara kuantitatif, indikatornya bisa berupa lamanya pengunjung membaca
Topiknya harus bisa direkomendasikan atau sudah teruji. Untuk menguji dan riset topik kita bisa memanfaatkan Buzzsumo

8. Persingkat URL (Permalink)

Sedikit berbeda dengan metode penulisan judul yang selain ada keyword tapi juga sebisa mungkin variatif, untuk optimasi URL atau dikenal juga dengan sebutan Permalink gaya yang bagus bukan yang kaya variasi keyword, melainkan yang mudah dideteksi oleh search engine apa yang menjadi topik utama artikel tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *