Mengenal Istilah Link Building

Link building adalah sebuah teknik optimasi yang dilakukan untuk mendatangkan backlink berkualitas ke halaman website kita. Link building ini dikenal juga dengan istilah off-page SEO karena prosesnya dilakukan di luar website kita. Berbeda dengan internal links pada on-page SEO, link yang dimaksud di sini adalah yang berasal dari website (domain) lain.  Contoh sederhana link building adalah menyebarkan link artikel website kita melalui social media.

Backlink dari website lain ke halaman website kita dapat diibaratkan seperti “voting”. Dan secara logika sederhana, semakin banyak kita mendapatkan “voting” akan semakin baik. Link dari website lain menjadi tanda bahwa artikel atau konten web kita disukai orang. Dan ini merupakan faktor penting SEO yang menentukan rangking website kita.

Cara membuat Link Building :

Apa saja yang diperlukan untuk membuat sebuah link building? Untuk membuat sebuah link building, kita harus menyiapkan situs mana saja yang akan diikutsertakan untuk membangunnya. Kalian bisa menggunakan blog dummy kalian, forum – forum, atau social bookmarking yang bisa membuat posting untuk menautkan link dengan struktur (alur) yang kalian tentukan.

  1. Link Building Type Wheel

    Untuk membuat link building dengan tipe wheel, sebelumnya kalian harus menyiapkan beberapa blog dummy terlebih dahulu. Setelah itu, buatlah artikel di setiap blog dummy tersebut. Ingat! Artikel pada blog dummy yang ditautkan ke blog utama harus relevan dengan artikel blog utama agar memberikan memberikan nilai tambah untuk blog utama, karena sekarang Google sangat memperhatikan kerelevanan suatu posting.

  2. Link Building Type Pyramid
    Pembuatan link building type pyramid hampir sama dengan pembuatan link building type wheel, letak perbedaannya adalah alur link yang dibuat.

Istilah Link Building :

  1. Keyword: Kata kunci yang anda tuju. Seperti, cara membuat bakso
  2. Link In: Jumlah link yang masuk ke dalam blog anda. Link ini berasal dari situs orang lain.
  3. Link Out: Jumlah link yang keluar melalui situs anda. Anda memasang link milik orang lain ke dalam blog anda.
  4. Backlink Piramid: Backlink yang berskema piramid. Pada tingkatan paling atas dinamakan Money Site, tingkat kedua dinamakan Tier 1, tingkat ketiga dinamakan Tier 2, dst.
  5. Profiles Backlink: Backlink yang bersumber dari link yang telah teregistrasi pada site orang lain.
  6. Blog Comments: Backlink yang bersumber dari link yang tertanam di dalam kolom komentar site orang lain.
  7. Tier 1: Backlink utama dari money site. Backlink ini haruslah aman karena sifatnya sebagai pondasi website utama. Tier 1 biasanya berasal dari site berdomain Edu, gov, atau ekstensi lain yang ber-DA dan PA tinggi. Juga berasal dari social bookmark dan directory.

    Baca Juga : Alasan Menggunkan SEO dalam Bisnis

  8. Tier 2: Backlink penguat Tier 1. Backlink ini biasanya hanya digunakan sebagai spam blog. Jadi, bukan kualitas yang menjadi hal utama disini, melainkan kuantitas.
  9. Money Site: Website utama anda. Website yang ingin dioptimasi.
  10. PageRank/ PR: Ranking yang diberikan oleh Google kepada sebuah site/ blog.
  11. Social Bookmark: Website tempat mensubmit konten yang baru anda buat.
  12. Edu Blog: Sebuah blog/ site yang memiliki kualitas paling tinggi. Domain EDU memiliki derajat kualitas yang sama dengan domain GOV.
  13. Pbn (Private Blog Netword): Jenis website/ blog yang sengaja diprivasikan untuk kepentingan backlink kualitas tinggi.
  14. Generator Indexer: Tool yang digunakan untuk mempercepat proses index.
  15. Broken Link: Link yang telah mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *